| Amalan yang Tidak Putus Sesudah Wafat |
|
|
|
| Ditulis oleh Salsabila |
| Senin, 17 Maret 2008 02:14 |
|
Saat seseorang wafat, maka terputuslah segala amalnya. Kecuali tiga hal, yaitu Shadaqah Jariyah atau Ilmu yang Bermanfaat atau Anak Shalih yang Selalu Mendoakannya.1 Bagian pahala seorang guru tidak hanya satu dari ketiga perkara di atas. Seorang guru meraih semuanya! Sebagaimana dijelaskan oleh Al-Hafidz Badruddin Ibnu Jam’ah yang berkata: Saya berkata, ‘Jika engkau melihat, maka engkau mendapatkan bahwa makna ketiga perkara tersebut ada pada diri seorang pengajar ilmu. Shadaqah jariyah, dia mengajarkan ilmu dan menyampaikannya. Tidakkah engkau baca sabda Nabi SAW tentang seorang yang shalat sendirian. “Siapakah yang bersedekah kepada orang ini ?”2 yakni dengan cara shalat bersamanya agar dia meraih pahala shalat berjamaah. Dan orang yang mengajarkan ilmu memberikan kepada muridnya keutamaan ilmu, yang lebih utama dari shalat berjamaah, dan dengannya dia meraih keutamaan dunia dan akhirat. Adapun ilmu yang diambil manfaatnya maka hal ini sangat jelas, karena akan menjadi sebab tersebarnya ilmu itu pada siapapun yang memanfaatkannya. Adapun orang-orang shaleh, maka sudah menjadi kebiasaan bagi mereka untuk mendoakan imam-imam dan guru-guru mereka… Subhanallah!!! Maha Suci Allah yang memberikan karunia besar-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki secara khusus. Maka mengajarlah agar engkau abadi dan berarti…. Dinukil dari buku "Menjadi guru yang Sukses dan Berpengaruh" (Dr. Muh. Abdullah Ad-Duweisy) 1 Diriwayatkan oleh Muslim (1631) |
| Terakhir Diperbaharui: Sabtu, 08 Maret 2008 00:56 |





