| Guru Sang Peletak Batu Pertama |
|
|
|
| Ditulis oleh Salsabila |
| Jumat, 07 Maret 2008 10:20 |
|
Pernahkan Anda melihat dai yang memikul tanggung jawab agamanya, dimana orang-orang berkerumun di sekelilingnya dan duduk bersimpuh di hadapannya? Atau seorang hakim yang menangani urusan darah, harta dan kehormatan manusia? Atau pernahkan bertemu dengan seorang tentara yang berdiri tegak di medan laga menjaga kehormatan bangsa dan melindungi perbatasannya? Mereka semua melakukan segala hal tersebut setelah menyebarangi jembatan pendidikan dan melewati gerbang belajar. Mereka semua mempunyai guru-guru dan ustadz-ustadz, mereka pasti pernah menemukan seorang guru atau ustadz yang mengajar mereka dengan tulus dan ikhlash. Sesungguhnya para penguasa dunia, politikus besar, pembuat kebijakan, pasti pernah melaui jenjang pendidikan panjang dan sulit. Para guru ikut berperan di dalamnya, beberapa guru memberikan bekas pada salah satu sisi pemikiran mereka atau pada salah satu sisi kepribadian mereka. Sungguh para guru telah berjasa kepada seluruh manusia. Mereka meninggalkan bekas mereka di setiap lingkungan yang mereka singgahi. Sebagaimana pengaruh mereka terhadap kehidupan dan masa depan beberapa orang yang terus terpatri selama bedrtahun-tahun, bahkan sepanjang hayat dikandung badan. Para guru berperan basar dalam mencetak kehidupan setiap orang yang pernah mengecap pendidikan. Para guru membentuk kepribadian para pemimpin dunia, politikus, militer, dan para praktisi di bidang-bidang kehidupan yang lain. Orang itu adalah engkau wahai saudaraku para guru. Engkau yang mengajar anak-anak kecil, menyiapkan mereka, mencetak mereka semu. Sebagian dari mereka akan mencapai apa yang tidak engkau capai, akan tetapi engkaulah sang peletak batu pertamanya. Dinukil dari buku "Menjadi Guru yang Sukses dan Berpengaruh" (Dr. Muh. Abdullah Ad-Duweisy) |
| Terakhir Diperbaharui: Sabtu, 08 Maret 2008 00:58 |





